SEJARAH PENGADILAN NEGERI MENTOK

Kabupaten Bangka Barat dengan ibu kota Muntok terbentuk tahun 2003, terletak di provinsi kepulauan Bangka Belitung dengan luas wilayah kurang lebih 3.065,79 Km2, terdiri dari  6 (enam) kecamatan, 63 Desa dan 4 kelurahan . Kabupaten Bangka Barat mempunyai  semboyan Sejiran setason yang artinya wilayah negeri yang mempunyai warga berdasarkan kekeluargaan dan kebersamaan. Jumlah penduduk Kabupaten Bangka Barat saat ini berjumlah kurang lebih 204.778 Jiwa dengan mata pencaharian pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, pertambangan energy, industry dan perdagangan. Memiliki sumber daya alam timah dan lada yang mendunia.

Kota Muntok, juga sering disebut dengan Mentok merupakan kota tua dan terkenal dengan sebutan kota seribu kue. Memiliki bangunan-bangunan tua bekas peninggalan kolonial belanda. Kota Muntok atau Mentok, dapat ditempuh melalui pengangkutan darat dari kota Pangkalpinang dan pengangkutan laut dari Kota Palembang dengan sarana Jetpoil dan Kapal Penyeberangan atau Fery .

Pada masa pemerintahan Kolonial Belanda sebagaimana termuat dalam Topograpische incrichting Batavia 1916 yang didapat di museum timah Muntok, di Muntok dahulu sudah ada Pengadilan yang dikenal dengan sebutan Landraad, teletak di  Disamping Rumah Residen saat itu, dan untuk saat ini telah dipergunakan sebagai rumah dinas rumah bupati Bangka barat. Kemudian pada zaman Kemerdekaan, Muntok masuk dalam wilayah Pengadilan Negeri Sungailiat dan pada tanggal 22 Oktober 2018, bertempat di melonguane provinsi Sulawesi utara berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomo 14 tahun 2016 telah di bentuk 30 Pengadilan Baru salah satunya Pengadilan Negeri Mentok yang wilayah hukumnya meliputi, Kabupaten Bangka Barat dan telah,  diresmikan Oleh yang mulia Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr.M.HATTA ALI, S.H., M.H. , Selanjutnya  pada tanggal 26 Oktober 2018 telah dilantik ketua Pengadilan Negeri Mentok yang pertama Bapak Golom Silitonga, S.H., M.H. 

Gedung pengadilan Negeri Mentok terletak dijalan Hos cokroaminoto, Kelurahan Sungai Daeng Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat, Provinsi kepulauan Bangka Belitung, pada gedung bekas SD 262 yang dipinjamkan Pemda Bangka Barat. Untuk kedepan nya Pengadilan Negeri Mentok akan dibangun dikomplek perkantoran kabupaten Bangka barat diatas tanah seluas 5.553 M2, yang telah dihibahkan pemda Bangka Barat.

Saat ini Pengadilan negeri mentok dilayani 3 orang hakim, termasuk ketua , wakil ketua, satu Orang Hakim,  Panitera, seketaris, Panitera muda perdata, Panitera muda Hukum, dan Panitera muda Pidana, Kasubag umum dan keuangan, Jurusita dan 6 orang tenaga honorer. Untuk mendukung pelayanan pencari keadilan, Pengadilan negeri Mentok memiliki satu ruang sidang dewasa atau utama, 1 ruang sidang anak, 1 ruang ramah anak dan 1 ruang tunggu anak.

Pengadilan negeri mentok untuk mewujudkan pelayanan yang prima bagi masyarakat pencari keadilan telah menerapkan pelayanan terpadu satu pintu (Jeda Pelayanan Satu Pintu Masuk Ruangan ) dan untuk mempermudah akses bagi pencari keadilan dalam rangka transparansi dan informasi, penangan perkara perkara di pengadilan Negeri mentok dapat di telusuri melalui Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Mentok.

Event

October 2019
S M T W T F S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31
ROL BANER
AGEN PERUBAHAN

Tautan

MA MAHKAMAH AGUNG
Mahkamah Agung R.I
MA BADILUM - MARI
Badan Peradilan Umum
JDIH JDIH - MARI
Mahkamah Agung R.I
Pengadilan Tinggi
Bangka Belitung
POLRI KEPOLISIAN
Kepolisian Resor
Bangka Barat
KEJAKSAAN KEJAKSAAN
Kejaksaan Negeri
Bangka Barat
PEMERINTAH
Pemerintah Bangka Barat